Showing posts with label jenis kucing. Show all posts

Sunday, July 29, 2018

Bobcat (Kucing Liar) Lynx

Bobcat Lynx, Rufus
Bobcat (Kucing Liar)
Bobcat (Lynx rufus atau biasa disebut juga felis rufus) ialah spesies kucing liar yang hidup di Amerika bagian utara. Kucing ini umum dijumpai di Amerika serikat bagian utara, bagian selatan Kanada dan Meksiko bagian utara.

Rufus atau Bobcat adalah binatang yang beradaptasi terhadap habitat berupa pepohonan, semi gurun pasir, rawa-rawa dan pingiran perkotaan. Kucing jenis ini mempunyai daerah jelajah dan kekuasaan yang bertukar sesuai musim. Derah kekuasaan rufus ditandai dengan bekas cakaran di batang pohon, deposit kotoran dan kencing.

Kucing liar bobcat mempunyai tanda berupa lingkaran hitam di kaki depan dan ekor. Telinga mereka besar dihiasi bulu-bulu di bagian belakang telinga yang menyerupai antena. Bulu-bulu ini berhubungan dengan tingkat pendengaran mereka yang sangat sensitif.

Warna bulu bervariasi tergantung musim, umumnya berwarna abu-abu muda hingga coklat muda dihiasi spot hitam diseluruh tubuh. Bobcat  mempunyai tubuh besar, sekitar 2 kali kucing rumahan. Tetapi lebih kecil bila dibandingkan Lynx yang berasal dari Kanada. Bobcat jantan dewasa mempunyai panjang badan sekitar 70-120 (rata-rata 90) cm dan berat 8-15 Kg, dengan panjang ekor kurang lebih 15 cm. Kucing jantan biasanya lebih besar dari kucing betina.

Macan kumbang, meskipun berwarna hitam, tapi masih terlihat pola spot hitamnya. Bobcat berwarna hitam juga pernah ditangkap di Florida. Seperti macan kumbang, bila diperhatikan dari dekat, warnanya tidak hitam murni tetapi masih terlihat adanya titik/spot berwarna hitam dengan intensitas yang berbeda.

Seperti kucing liar lainnya, Bobcat adalah karnivora sejati dengan mangsa beragam mulai dari serangga, tikus hutan, kelinci hingga rusa yang berukuran besar. Musim kawin bobcat terjadi pada akhir musim dingin hingga musim semi, dengan masa kebuntingan sekitar 2 bulan.

Pada saat lahir anak bobcat mempunyai panjang sekitar 25 cm dan berat 2.8 - 3 ons. Ketika berumur 1 tahun beratnya bisa mencapai 4.5 kg. Bobcat  adalah pemanjat yang baik dan dapat berenang bila memang terpaksa. 

Setidaknya ada sekitar 9 subspesies Lynx yang sudah teridentifikasi, salah satunya adalah Lynx Kanada (Lynx rufus gigas) yang berukuran paling besar. (drh. Neno WS)
Read more

Kucing Sokoke

Jenis Kucing
Kucing Sokoke
Jenis Kucing Sokoke menjadi bahasan kita kali ini. Meski jarang terdengar, nama kucing ini belakangan menjadi populer karena sifatnya yang ramah. Jadi kalau anda berniat untuk mengembangbiakkan kucing ini,  ya silakan dicoba.

Kucing Sokoke berasal dari hutan Sokoke-Arabuke di Kenya, awalnya dikenal dengan nama Kucing Khadzonzos (yang berarti tampak seperti kulit pohon). Kemudian sekitar tahun 1980-an ras ini diberi nama Sokoke untuk mengabadikan nama daerah ditemukannya kucing tersebut. 

Kucing Sokoke bertubuh tipis dengan panjang kaki depan dan kaki belakang lebih pendek. Kucing ini aktif dengan makhluk hidup lain, seolah di alam bebas. Mereka dikenal sangat komunikatif, dan menyukai alam bebas. Kucing ini relatif mudah diternakkan.

Gimana pendapat anda tentang kucing Sokoke ini guys?
Read more

Friday, July 27, 2018

Ras Kucing Asli Indonesia

Kucing Asli Indonesia
Ras Kucing Asli Indonesia
Tidak semua orang Indonesia menyadari bahwa negaranya adalah salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Padahal beberapa spesies  flora dan fauna baru banyak ditemukan di negara kita. Begitu pula kucing, sifat geografi negara kepulauan menyebabkan ada sekumpulan kucing yang berkembangbiak disebuah pulau kecil. Perkembangbiakan tersebut berlangsung terus menerus dan  kemurnian genetiknya secara alami tanpa campuran gen dari kucing-kucing lain.  Siapa sih yang tidak bangga kalau negara kita ini punya ras kucing asli Indonesia yang diakui  "perkucingan" tingkat dunia ?

Yang pasti, negara tercinta ini mempunyai satu ras kucing asli. Bukan ras "kampung" yang sering berkeliaran di pasar-pasar. Bukan juga ras Javanese atau balinese yang menggunakan nama pulau di negara kita. Ras kucing asli Indonesia ini, hidup dan berkembang biak di Madura.

Seperti halnya ras anjing Kintamani yang awalnya hanya berkembangbiak di pulau Bali, kucing madura juga berkembang biak di sebuah pulau kecil bernama Raas yang terletak di sebelah timur pulau Madura.

Kucing Raas ini mempunyai bentuk tubuh yang menyerupai leopard. Saat ini telah diketahui dua warna yang sering terdapat pada kucing raas, yaitu : buso dan kecubung. Buso adalah bahasa setempat untuk warna abu-abu (blue) seperti yang terdapat pada ras rusian blue atau british shorthair. Sedangkan kecubung  adalah istilah setempat yang diberikan bagi kucing yang berwarna coklat.


Informasi mengenai keberadaan kucing Raas

telah menarik perhatian dua klub penggemar kucing yang ada di Indonesia. Masing-masing klub ini menginginkan agar kelestarian kucing tersebut tetap terjaga dan menjadikan kucing Raas sebagai ras kucing yang diakui masyarakat perkucingan dunia. Cita-cita ini memerlukan perjuangan yang sangat berat dan memerlukan waktu bertahun-tahun. Diperlukan  program pengembangbiakan kucing yang ketat dan terencana untuk menghilangkan  atau meminimalkan cacat genetik sekaligus menstabilkan sifat-sifat genetik yang merupakan ciri khas.

Adat istiadat dan kepercayaan setempat mendukung kemurnian ras kucing ini. Kucing ini ternyata merupakan komoditi penting bagi pejabat maupun pemuka di daerah, karena mempunyai arti dan nilai khusus.

Perkembangbiakannya hanya terjadi di pulau Raas dan sangat dilindungi oleh penduduk setempat. Hanya kucing jantan yang telah dikebiri yang diizinkan untuk dibawa keluar pulau. Kelahiran anak kucing warna abu-abu selalu dinantikan untuk diberikan sebagai hadiah kepada orang-orang tertentu ataupun penyayang kucing karena memang sangat diminati.

Dengan adanya perlakuan khusus dari penduduk setempat dalam hal penyebarannya keluar pulau Raas, kemungkinan besar tidak akan terjadi perkembangbiakannya atau persilangan dengan kucing lain ditempat yang baru. Tetapi perkembanganbiakan yang terjadi di pulau Raas itu sendiri belum dapat dipastikan, karena diduga terjadi secara alami tanpa adanya pengawasan atau perlakuan khusus dalam pembiakannya. (drh. Neno WS)

Sumber : Cat Fancy  Indonesia
Read more

Monday, July 16, 2018

Kucing Russian Blue

Kucing Russian Blue berasal dari Kepulauan Malaikat (Arkhangelsk) di Rusia. Menurut legenda, kucing ini adalah teman untuk Tsar, dan kemudian dibawa ke Inggris oleh pelaut. Sekitar tahun 1950-an, kucing Russian Blue disilangkan dengan kucing Siam Biru untuk memperkuat gen. 

Aslinya, bulu kucing ini berwarna biru solid, dengan tidak ada tanda-tanda warna lain, namun akibat persilangan tersebut ada peluang muncul warna lain. Mata Russian Blue aslinya berwarna hijau gelap, namun akibat persilangan ada yang berwarna kekuningan, dsb. 

Kepribadian kucing Biru Rusia ini sedikit pemalu, terutama terhadap orang asing. Mereka sangat setia terhadap pemiliknya dan akan menunjukkan sisi yang sangat menyenangkan bagi mereka. Kucing Biru Rusia ini sangat cerdas dan berdikari (tidak memerlukan manusia terus-menerus).
Read more

Kucing American Shorthair


Kucing American Shorthair (ASH) berasal dari Amerika Serikat, merupakan salah satu spesies kucing dengan ukuran tubuh sedang sampai besar. Kucing American Shorthair memiliki fisik yang kuat, dengan garis-garis warna gelap. 

Kucing American Shorthair merupakan kucing dengan watak yang baik dan cerdas, memiliki sifat yang sangat ramah dan suka bergaul. Dia mudah beradaptasi, relatif tenang walaupun tidak setenang kucing Persia. Kucing American shorthair ini sangat sesuai untuk anak-anak dan dapat berteman baik dengan binatang lainnya (misalkan dengan anjing). Perawatannya relatif mudah dan merupakan kucing yang mandiri, sehingga sesuai untuk pemilik yang sibuk. Mereka umumnya diam duduk menikmati di samping pemiliknya, dibandingkan duduk di pangkuan pemiliknya. 



Kucing American Shorthair (ASH) merupakan keturunan/ perkembangan dari kucing ras European Shorthair dan kucing British Shorthair. Sejarah dan perkembangan ASH dimulai pada tahun 1620, ketika kucing rumahan pertama tiba di benua Amerika. Kucing tersebut dibawa oleh para pendahulu dari benua Eropa, naik kapal Mayflower, untuk membuat koloni baru di Amerika. 

Kolonisasi pertama dimulai di Amerika bagian utara. Begitu pula dengan ASH, perkembangan pertama berasal dari daerah amerika bagian utara yang beriklim keras. Kucing American Shorthair beradaptasi dengan baik dan secara bertahap mengikuti perkembangan manusia hingga menyebar ke seluruh benua Amerika dan dunia. 

Pada awalnya ras ini dikenal dengan sebutan kucing Shorthair saja, kemudian populer dengan sebutan Domestic Shorthair pada tahun 60-an. Akhirnya Pada tahun 1966 namanya diubah menjadi kucing American Shorthair dan sering disingkat dengan kucing ASH. 

Kucing American Shorthair (ASH) memiliki ukuran badan sedang sampai besar dengan kaki dan cakar yang kuat. Moncong berbentuk seperti kotak, seluruh badan ditutupi bulu pendek yang tebal, padat dan agak kaku. Berfungsi untuk melindungi tubuh dari cuaca dingin dan lembab. Bulu ini menebal pada musim dingin dan rontok pada musim semi. 

Meskipun termasuk kucing berukuran sedang-besar, kucing ini lebih ringan dan langsing bila dibandingkan dengan British Shorthair. 

Kucing American Shorthair memiliki telinga dengan ukuran sedang dan lebar, kemudian bagian ujungnya cenderung melengkung. Jarak antar telinga dekat. Kucing ASH ini termasuk salah satu kucing dengan kekuatan tubuh dan kesehatan yang baik. 

Warna dan pola warna kucing ASH sangat bervariasi. Kecuali warna colorpoint (seperti pada kucing siam), untuk kepentingan registrasi semua warna diakui. Warna yang cukup populer salah satunya adalah silver tabby. 
Read more

Kucing Siamase (Siam)

Kucing Siamese termasuk kucing kuno yang berasal dari negara yang bernama Siam (sekarang bernama Thailand), sehingga sering disebut kucing Siam, kucing Thailand, atau kucing Thai. Banyak legenda mengenai kucing ini, khususnya pada zaman kuno sebagai penjaga candi Buddhis yang hanya dimiliki para imam. Pada akhir tahun 800-an kucing ras ini pertama kali diekspor dari negeri Siam (Thailand) secara resmi.

Kucing Siam yang pertama kali muncul di Inggris adalah hadiah dari Siam untuk seorang duta besar. Kemudian ras ini mulai dikembangbiakan pada abad 19 dan muncul di berbagai kontes kucing di inggris pada awal abad 20, dan sekarang telah menyebar ke seluruh dunia.

Sifat dari Kucing Siamese atau kucing siam ini adalah selalu ingin tahu dan hiperaktif, cenderung menjadi ingin diperhatikan. Sehingga ketika diabaikan cenderung berisik, namun sangat menyenangkan. Mereka suka membelai dan dibelai, sangat setia dan dekat dengan penghuni rumah. Mereka sangat cerdas dan penuh kasih sayang.

Kucing siam mempunyai bentuk tubuh yang langsing dan anggun dengan warna kontras di ujung-ujung tubuh seperti kaki, ekor, telinga, mulut, hidung dan sekitar mata (colour point). Kepala relatif kecil, berbentuk segitiga dengan moncong yang mancung, mata biru dihiasi dengan telinga yang lebar. Bentuk tubuh yang panjang, langsing berotot ini dibungkus dengan bulu pendek dan halus.

Pada awalnya warna yang dikenal adalah Seal point, seiring dengan perkembangan breeding muncul warna-warna baru seperti chocolate point, blue point, lilac point, caramel point,cinnamon point, fawn point, red point, cream point, tortie point, tabby point. Demikian juga dengan bentuk tubuhnya, sudah banyak yang tidak langsing
Pada akhir tahun 800-an kucing ras ini pertama kali diekspor dari Thailand (saat itu dikenal dengan nama Siam) secara resmi. Kucing siam mempunyai bentuk tubuh yang langsing dan anggun dengan warna kontras di ujung-ujung tubuh seperti kaki, ekor, telinga, mulut,hidung dan sekitar mata (colour point). Kepala relatif kecil, berbentuk segitiga dengan moncong yang mancung, mata biru dihiasi dengan telinga yang lebar. Bentuk tubuh yang panjang, langsing berotot ini dibungkus dengan bulu pendek dan halus Kucing ras ini mempunyai sifat aktif dan selalu ingin tahu, kadang-kadang bisa sedikit berisik. Kucing Siam yang pertama kali muncul di Inggris adalah hadiah dari Siam untuk seorang duta besar. Kemudian ras ini mulai dikembangbiakan pada abad 19 dan muncul di berbagai kontes kucing di inggris pada awal abad 20. Pada awalnya warna yang dikenal adalah Seal point, serirng dengan perkembangan breeding muncul warna-warna baru seperti chocolate point, blue point, lilac point, caramel point, cinnamon point, fawn point, red point, cream point, tortie point, tabby point.

Read more

Kucing Bengal

Kucing Bengal merupakan kucing yang penyayang, sangat mengasihi, suka berkawan, sangat aktif dan sentiasa ingin bermain dan menyukai air. Pemilik kucing bengal otomatis akan sangat sayang kepadanya, karena karakter yang baik dan unik tersebut, mereka mampu memuaskan hati pemiliknya.

Nama bengal sendiri berasal dari nama ilmiah Asian Leopard Cat yang sering disebut sebagai Bengal Tiger.

Kucing Bengal bentuk badannya besar dan agak panjang, mempunyai beberapa macam warna resmi, diantaranya brown-black spotted, brown-black marbled, snow-spotted dan snow-marbled. Variasi populer adalah brown-black spotted karena hampir menyerupai penampilan Asian Leopard Cat. Brown spotted dan brown marbled mempunyai mata yang besar, ekspresif, berjaga-jaga, berbentuk almond berwarna biru atau hijau. Warna snow dijumpai dengan mata berwarna biru atau yang lainnya.

Seorang ahli genetik dan breeder kucing di California mencoba untuk menyilangkan Asian Leopard Cat dengan American Shorthair. Perkawinan silang ini bertujuan mendapatkan pola "spotted wild cat" pada kucing domestik. Selanjutnya anak betina keturunannya disilangkan kembali dengan bapaknya sehingga dihasilkan anak kucing dengan pola spotted yang kemudian dikenal dengan ras Bengal. Ras ini merupakan keturunan dari wild cat dan masih jarang ditemui.
Tahun 1973 Dr. Centerwall dari California University melanjutkan program persilangan tersebut untuk mendapatkan the Asian Leopard Cat yang tahan terhadap penyakit Feline Leukemia yang disebabkan oleh sejenis virus. Tahun 1983 ras ini didaftarkan di asosiasi/federasi TICA, sedangkan federasi FiFe baru belakangan ini mengakuinya. Bengal baru diperkenalkan di Perancis pada tahun 1991.

Pada bulan februari 1998, seekor kucing bengal bernama Cato, memegang rekor sebagai kucing termahal di dunia. Cato dibeli oleh Cindy Jackson (London, Inggris) dengan harga 41.435 USD (Sekitar Rp 372,6 Juta). Cindy sendiri adalah seorang pemegang rekor dunia sebagai orang yang menjalani operasi plastik terbanyak terbanyak. Rekor kucing termahal ini hanya bertahan hingga tahun 2005.

Bentuk kepala kucing bengal besar dan agak panjang, tetapi lebih kecil dibandingkan porsi tubuhnya. Lehernya besar, panjang dan berotot, seimbang dengan ukuran kepala. Hidung besar dan lebar, sedangkan kulit hidung berwarna merah dengan garis luar hitam. Telinga sedang dan menghadap kedepan. Mata lebar dan bulat seperti buah almond, berwarna hijau atau amber.

Pola warna bengal sangat khas yaitu tabby spotted yang berwarna kehitam-hitaman, coklat atau cinnamon, dan garis horizontal hitam dibagian pundak, serta lingkaran berbentuk cincin pada ekor dengan ujung berwarna gelap. Warna dasar orange lebih disukai. Dikenal juga pola classic tabby yang terlihat seperti pola oyster di bagian paha dan pola kupu-kupu di bagian bahu.

Kucing ras Bengal merupakan kucing yang cerdas dan aktif. Salah satu ciri khasnya adalah kesukaan akan air, mereka suka bila sebagian tubuhnya basah oleh air. Mereka senang sekali mandi dan berendam dalam bathtub bersama pemiliknya.
Read more