Showing posts with label cara merawat kucing. Show all posts

Tuesday, October 15, 2019

7 Efek Negatif Kucing BAB di Toilet

7 Efek Negatif Kucing BAB di Toilet
7 Efek Negatif Kucing BAB di Toilet - image source: thumb.viva.co.id
Melatih kucing untuk pup di toilet menjadi perdebatan ga ya? Memang salah satu masalah dalam memelihara kucing ialah urusan pupnya. Selain baunya yang sangat menyengat, kucing juga memiliki masalah dalam memilih tempatnya untuk menyalurkan hajatnya. Berbeda dengan alam luar yang menyediakan begitu banyak tempat untuk si kucing, rumah kita mungkin saja menjadi sangat asing bagi kucing yang belum terlatih pup secara disiplin. Makanya tak jarang kita menemukan si hewan berbulu ini pup sembarangan.

Nah belakangan kan berkembang juga pemahaman untuk melatih kucing agar pup di toilet. Apakah metode ini baik untuk kita dan si kucing. Apa sih kekurangan dari metode yang kita anggap jenius ini? Karena biasanya setelah berhasil melatih kucing untuk pup di toilet, kita malah lupa bahwa ada setidaknya 7 efek negatif yang dihasilkan dari melatih kucing untuk pup di toilet layaknya manusia. Yuk kita simak!

1. Kehilangan Kesempatan untuk deteksi dini Penyakit Kucing

Perubahan dalam frekuensi atau volume urin yang dihasilkan kucing bisa menjadi tanda penting dari seluruh kondisi medis yang jauh melampaui infeksi saluran kemih. Berikut daftar sebagian masalah kesehatan kucing yang dapat disertai dengan perubahan frekuensi dan / atau volume urin:
  1. Diabetes
  2. Hipertiroidisme
  3. Disfungsi ginjal
  4. Peradangan kandung kemih (sistitis)
  5. Dehidrasi
  6. Obstruksi kemih (uretra) (yang ini bisa berakibat fatal dengan cepat!)
Seperti banyak hal lainnya, deteksi dan tindakan lebih awal atas masalah medis ini dapat mengurangi rasa sakit dan penderitaan kucing Anda, serta peluang yang lebih baik untuk pengelolaan yang lebih mudah dan biaya yang lebih rendah untuk Anda. Jadi, Anda benar-benar tidak ingin ketinggalan perubahan ini.

Jika kucing Anda buang air kecil (atau tidak) dalam toilet, Anda tidak akan melihat kapan frekuensi atau volume buang air kecilnya berubah. Di sisi lain, perubahan ini mudah dideteksi pada kucing yang menggunakan kotak pasir. Apakah ada lebih banyak atau lebih sedikit gumpalan kencing dari biasanya? Apakah gumpalan kencing lebih besar atau lebih kecil dari normal? Anda akan mendapatkan "pembaruan" dari sistem endokrin dan kemih kucing Anda setiap kali Anda mengambil kotak kotorannya. Tidak demikian ketika kucing kencing di toilet!

2. Toxo

Pernahkah Anda mendengar tentang Toxoplasma gondii, atau penyakit yang menyebabkannya “Toxoplasmosis” (a.k.a. “Toxo”)? Tokso adalah parasit kecil jahat yang dapat menginfeksi kucing ketika mereka makan tikus, tikus, burung, atau satwa liar lainnya. (Kucing khusus di dalam rumah memiliki risiko lebih rendah, tetapi bahkan mereka tidak sepenuhnya aman dari Toxo, karena tikus cukup mahir dalam menemukan jalan mereka ke rumah.)

Meskipun tidak semua kucing yang terinfeksi akan menunjukkan tanda-tanda penyakit, mereka semua akan menumpahkan Toxoplasma infektif di kotoran mereka untuk jangka waktu tertentu. Dan, sayangnya, air siraman yang mengguyur tidak akan membunuh ookista infektif ini. Berarti bahwa parasit dan penyakit yang ditimbulkannya dapat berakhir di danau, sungai, aliran air dan badan air lainnya, tempat mereka dapat menginfeksi dan membunuh anjing laut, berang-berang, dan satwa liar penghuni air lainnya. Dan bukan hanya satwa liar yang berisiko di sini, jika kucing Anda pernah keceplosan dan pup di kursi toilet, Anda dan orang lain di rumah Anda juga dapat berisiko dari kontaminasi ookista Toxo, juga!

3. Masalah Posisi Kucing PUP

Ya, Anda bisa mengajari kucing untuk bertengger di tepi mangkuk toilet untuk pup. Tetapi bahkan kucing pun memiliki batas ketangkasan mereka. Jika Anda berencana untuk membiarkan kucing "pergi" di kamar mandi, Anda harus memastikan bahwa tutup atas toilet (jika toilet duduk) selalu terbuka, dan tutup bawah selalu turun untuk memberi kucing tempat untuk bertengger.

Jika seseorang meletakkan tutup atas ke bawah, kucing Anda tidak akan dapat menggunakan toilet mereka dan akan mencari tempat lain, seperti karpet, sepatu, tempat tidur, atau tanaman pot Anda untuk pup. Dan jika seseorang meninggalkan kursi, kucing Anda kemungkinan akan jatuh! Sebenarnya, kucing dapat dengan mudah jatuh ke toilet apakah mereka bertengger atau tidak, dan kemungkinan berurusan dengan kucing yang bermandikan air toilet harus menjadi alasan yang cukup untuk menghindari pelatihan toilet!

4. Diperlukan Penjaga Cadangan

Jika Anda memiliki kucing yang terlatih di toilet dan kemudian anda harus pergi dalam waktu yang lama. Bagaimana dengan urusan pup kucing anda? Sayangnya jawabannya, dalam banyak kasus, adalah bahwa mereka (1) akan stres dan kemudian (2) menemukan tempat lain untuk buang hajat, seperti karpet, tempat tidur, pakaian, atau di tempat lain yang sudah tersedia.

5. Tidak Mampu Menaiki Toilet Duduk

Kecuali jika Anda menyiapkan tanjakan atau tangga ke toilet Anda, kucing Anda harus melompat tinggi yang cukup untuk masuk ke toilet setiap kali mereka harus buang hajat. Tetapi apa yang terjadi ketika kucing Anda tidak bisa, atau tidak seharusnya melompat (seperti setelah operasi)? Atau bagaimana ketika kucing Anda menderita radang sendi yang menyakitkan dan itu menyakitkan mereka untuk melompat? Tahukah Anda bahwa lebih dari 30% kucing di atas 8 tahun menderita artritis dan artritis juga ada pada lebih dari 90% kucing di atas 12 tahun? Artritis pada kucing jauh lebih umum daripada yang mungkin Anda sadari! Jadi, bahkan jika kucing Anda saat ini tidak menderita artritis, ada kemungkinan besar mereka akan hidup nanti. Kemudian Anda harus melatih kembali kucing Anda untuk berhenti menggunakan toilet dan menggunakan kotak pasir sebagai gantinya, khususnya yang memiliki sisi yang lebih rendah.

6. Menyalahi Insting Kucing

Di alam liar, menanam pup adalah cara penting untuk menangkal predator dengan menyembunyikan baunya. Tetapi hanya karena kucing Anda tidak di alam liar, itu tidak berarti mereka tidak memiliki naluri untuk mengubur pup nya. Dengarkan saja saat kucing Anda pergi ke kotak sampah, Anda akan mendengar mereka menggaruk dan mengubur limbah mereka ... bahkan jika Anda sedang berada di lorong.

Jika Anda menggant pasir kucing dengan toilet, Anda menyingkirkan kemampuan mereka untuk mengubur, tetapi bukan keinginan atau insting mereka. Bahkan ketika dilatih di toilet, kucing masih akan mengais-ngais di sekitar mereka untuk melakukan perilaku naluriah ini, tetapi ketidakmampuan untuk mengubur limbah mereka dapat menyebabkan stres tambahan, yang dapat menyebabkan kecelakaan pispot atau masalah terkait stres lainnya.

7. Kitty Tidak Dapat Bepergian

Jika ada saat-saat ketika Anda ingin membawa kucing yang terlatih ke toilet dalam perjalanan - mungkin pulang untuk liburan, atau melakukan kunjungan panjang yang menyenangkan bersama teman-teman - Anda mungkin ingin memeriksa dengan keluarga atau teman-teman Anda bahwa tidak apa-apa kucing Anda berbagi toilet. Kalau tidak, itu bisa menjadi masalah yang tidak nyaman ketika Anda tiba ... untuk semua orang. Dan bahkan jika mereka senang dengan itu, apakah Anda pikir mereka akan memiliki toilet khusus untuk kucing Anda atau selalu ingat untuk menjaga tutupnya terbuka?

Dan bagaimana dengan kapan kucing Anda perlu tinggal di fasilitas asrama, atau sakit dan perlu tinggal di dokter hewan? Kecuali kucing Anda yang terlatih di toilet juga terlatih dan nyaman menggunakan kotak kotoran, Anda juga akan menghadapi masalah besar.



Semoga kali ini kita punya pandangan berbeda tentang metode untuk melatih kucing pup di toilet ya. Tapi tentu saja banyak perdebatan di luar sana. Ambil baiknya, tinggalkan buruknya. Salam meow!
Read more

Monday, July 16, 2018

Cara Mudah Menangani Kucing Muntah


Kucing muntah disebabkan oleh berbagai hal. Jadi kalaupun kucing muntah, kita tidak bisa menyimpulkan penyebabnya secara langsung. Karena ada beberapa hal yang menjadi penyebab kucing muntah. Beberapa diantaranya adalah:
  • Disebabkan oleh Virus Panleukopenia.
Virus ini cukup berbahaya karena bisa mengakibatkan kucing muntah dan mencret. Muntah kucing juga bisa berupa cairan kuning karena virus ini.
  • Disebabkan oleh Muntah bulu
Muntah bulu (Hairballs) menjadi hal yang umum yang menyebabkan kucingmu muntah. Biasanya kalau bulu mati pada kucing akan tertelan saat kucing menjilati badan ataupun setelah self grooming  dimana bulu bisa nyangkut di lidah kucing setelah menjilati bulu. Kalau udah terlanjur dan terus menerus, bulu kucing tersebut akan semakin banyak sehingga ruang untuk makanan yang sebenarnya jadi kurang.

Dan bisa dipastikan gak lama kemudian kucing akan memuntahkan makanannya.
  •  Karena Bosan dengan makanan

Makanan si kucing bisa saja menjadi penyebab kucing muntah. Ada beberapa kasus yang menyebabkan kucing muntah karena makanan, misal dia mengkonsumsi makanan berlebihan sehingga dia kekenyangan. Akibatnya kucing tidak mau makan, dan bisa memuntahkan makanannya. 
  • Karena Alergi dengan makanan
Alergi makan merupakan penyebab yang sangat umum dalam kucing muntah, dan jangan disepelekan karena alergi itu berkepanjangan. Kamu harus cermat dalam memilih makanan kucing yang bagus ya.
  • Karena Kucing hamil
Kucing Hamil Bisa Menjadi Penyebab Kucing Muntah. Penyebab kucing muntah yang ke 4 ialah hamil. Manusia pada saat hamil juga biasanya mengalami muntah-muntah kan? Kasusnya hampir sama dimana pada kucing, salah satu ciri-ciri kucing hamil yaitu muntah. Muntah ini disebabkan karena hormon esterogen yang meningkat membuat cairan asam lambung dalam perut si kucing ikut meningkat. Kemudian jikalau sesudah makan, dia akan mual dan bisa muntah.
  •  Karena Keracunan
Bahaya banget ya kalau kucing keracunan dan terancam hidupnya. Kalau kita punya kucing yang sering dibebaskan bermain diluar bisa ada kesempatan seperti ini. Misal saja kucing yang haus tapi kita gak sediakan air minum, terus dia nyari dan ketemu tapi ternyata itu air bekas cucian baju. Kalau diminum, bisa bisa kucing muntah berbusa putih. Bahaya!
  • Karena Parasit
Parasit paling sering menjadi penyebab kucing muntah. Biasanya parasit bisa masuk ke tubuh kucing lewat makanan dan juga lewat bulu saat dia bermain di luar rumah.
  • Karena Makan benda asing
Seperti plastik, kertas, mainan dan apapun yang sebenarnya gak bisa dimakan. Kita juga gak bisa menyalahkan kucing begitu saja karena mereka memang hobby untuk menggigit sesuatu.
  • Karena Penyakit
Ada beberapa jenis penyakit muntah yang bisa dialam oleh kucing kita seperti :
  1. Muntah cairan kuning – Selain disebabkan oleh virus pada no.2 tadi, ternyata muntah yang satu ini bisa juga karena penyakit hati pada kucing.
  2. Muntah berdarah – Kucing bisa muntah disertai dengan darah. Yang pertama jika muntah darah berawarna coklat gelap biasanya karena masalah pada usus. Kalau darah cerah segar itu karena ada luka di dalam saluran pencernaan si kucing.
  3. Muntah berlendir – Peradangan usus menjadi penyebab lendir berwarna kuning keluar lewat muntahan si kucing.
  4. Muntah cairan empedu – Pernah denger radan pangkreas? Radang pangkreas disebut juga dengan inflasi usus. Karena penyakit ini biasanya kucing kamu bisa muntah mengeluarkan cairan empedu berwarna hijau tua.

  •  Karena toksin dan obat-obatan
Karena pengaruh obat-obatan teretentu atau racun. Misalnya kalau kamu menyemprotkan obat anti nyamuk ke bagian tertentu di rumah, dan kucing menjilatnya. Beberapa obat seperti aspirin, acetaminofen, ibuprofen dan amfetamin juga tidak bagus untuk kucing karena bisa menyebabkan kucing muntah.
  • Karena Keturunan: Ada beberapa kasus ditemukan bahwa kucing yang muntah-muntah disebabkan karena keturunan biologisnya lho.
  • Karena Selesai operasi
Kucing sesudah operasi bisa merasa pusing bahkan muntah. Kalau seperti ini usahakan agar mengistirahatkan si kucing ya.
  • Infeksi
Salah satu penyebab yang paling umum untuk kucing muntah ialah infeksi atau infeksi bronkial.
  • Benda asing lainnya
Selain bulu kucing, ada berbagai benda yang biasanya ditelan oleh kucing karena dikira makananya.

Seperti kerikil dan berbagai benda lain yang sekiranya muat untuk dimasukan ke dalam mulut si kucing.
  • Karena Nutrisi diet yang buruk
Banyak orang yang memberikan makanan dengan kualias rendah saat melakukan program diet untuk kucing. Biasanya orang memberikan makanan dengan protein untuk diet kucing, namun banyak makanan yang tidak terpercaya. Makanan terseput bisa saja terdiri dari bahan seperti sisa makanan ternak, kulit binatang dan lain sebagainya. Berbahaya dan tidak direkomendasikan pokoknya.
  • Cara mengobati kucing muntah
Kucingmu sudah menunjukkan muntah-muntah selama lebih dari sehari atau menunjukkan seperti muntah dikarenakan penyakit yang sudah disebutkan di atas segera minta bantuan dokter hewan atau medis.  Kalau kamu sudah mencoba mengobati kucing muntah seperti cara yang bersifat normal dan belum berhasil juga, lebih baik gak usah neko-neko. Jangan sampai terlambat. Semoga artikel ini bermanfaat dan paham tentang cara mengobati kucing muntah.
Read more

Wednesday, September 10, 2014

Dapatkah Kucing Makan Dog Food?


Franny Syufy menjelaskan jawaban dari pertanyaan ‘dapatkah saya memberi makan kucing makanan anjing?’ Ini terjemahannya:

Pertanyaan: Dapatkah saya memberi makanan anjing kepada kucing?
Jawaban: Saya dapat menjawab pertanyaan ini dengan tegas “tidak.” Kucing membutuhkan nutrisi yang sangat eksplisit, termasuk taurin, dan makanan anjing (dog food) tidak memenuhi bahan-bahan makanan yang dibutuhkan seharusnya oleh kucing. Mungkin pertanyaan Anda ditujukan untuk kemudahan dalam memberikan makanan untuk kucing dan anjing dengan makanan yang sama, atau sebagai cara untuk menghemat uang. Jika demikian, Anda akan kehilangan banyak uang nantinya. Dalam jangka waktu yang panjang, kucing yang diberi nutrisi salah akan membuat Anda membayar lebih mahal kepada dokter hewan karena kucing akan bermasalah, jadi tabungan kecil dari hasil penghematan Anda akan habis seketika.

Ada lagi artikel dari peteducation tentang hal yang sama, Kenapa jangan memberikan makanan anjing (Dog Food) kepada kucing?


Sering kami katakan, “Kucing bukanlah anjing dengan ukuran kecil.” Dalam soal makanan, menyadari bahwa kebutuhan nutrisi pada kucing berbeda dengan anjing adalah hal yang penting. Contohnya, kucing membutuhkan asupan protein yang lebih tinggi daripada anjing. Asam amino (Amino Acid) yang disebut taurin haruslah ada dalam makanan mereka; anjing biasanya bisa membuat taurinnya sendiri. Makanan kucing yang kurang taurin dapat menyebabkan penyakit jantung dan persoalan kesehatan lainnya. Saat ini, hampir semua makanan kucing mengandung taurin.

Kucing membutuhkan Vitamin A yang berbeda dengan anjing. Anjing dapat menggunakan beta-caotene sebagai sumber vitamin A sedangkan kucing tidak. Kucing tidak dapat membuat asam lemak yang disebut ‘arachidonic acid’ dan oleh karenanya pada setiap makanan kucing harus mengandung asam lemak ini. Bagi anjing, asam lemak pada makanan tidak begitu penting.

Jadi, seperti yang Anda lihat, jika kucing makan makanan anjing dengan jumlah yang signifikan, tetap saja kucing tersebut akan kekurangan nutrisi. Untuk kesehatan kucing Anda, berikanlah ia makanan kucing (cat food) yang berkualitas

Dengan demikian, jelas sudah alasan mengapa sebaiknya kucing tidak memakan dog food. Semoga kucing Anda semakin sehat. 


Read more

Wednesday, August 27, 2014

Panduan Singkat Memelihara Kucing

Memelihara Kucing
Memelihara kucing kelihatannya mudah, akan tetapi ada beberapa hal penting yang mungkin perlu diketahui atau dihindari oleh para pemelihara kucing.
  • Sebaiknya hindari pemberian susu atau cream pada kucing. Di dalam susu atau cream kemungkinan terdapat kandungan gula yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh seekor kucing. Gula yang tidak dibutuhkan tersebut dapat menyebabkan kucing mengalami gangguan pencernaan seperti diare.
    • Pada umur 6 bulan, seekor kucing dapat dikategorikan sebagai kucing dewasa meski sebenarnya masih bisa bertumbuh sampai umur satu tahun. Oleh karena cukup pendeknya masa pertumbuhan pada kucing, sebaiknya diberikan makanan yang baik pada saat kucing masih dalam masa pertumbuhan.
    • Anak kucing membutuhkan protein 3 kali lebih banyak dibandingkan kucing dewasa. Akan tetapi pemberian makan pada anak kucing sebaiknya tidak berlebihan.
    • Penyediaan air minum yang bersih amat penting. Tempat minum yang digunakan harus benar-benar bersih dan tidak mengandung sabun cuci. Tempat minum yang tercemar oleh sabun dapat menyebabkan kucing menderita diare.
    • Anak kucing memerlukan tidur kurang lebih 16 sampai 18 jam dalam sehari. Jadi apabila anak kucing anda sedang tidur, biarkanlah mereka tidur. Menurut para ahli, sebenarnya kucing tidurnya tidak terlalu nyenyak. Oleh karena itu, diperlukan waktu tidur yang lama sebagai penggantinya.
    • Anak kucing biasanya suka untuk bermain. Sewaktu mereka masih kecil, merupakan waktu yang tepat untuk mengajarkan mereka hal-hal yang anda inginkan. Pada saat anak kucing itu masih kecil, apa yang diajarkan oleh pemilik akan membentuk sifat dasar dari kucing tersebut. Sebagai contoh, bila anak kucing tersebut sering diajak bermain saat masih kecil, sampai dewasa sifat kucing tersebut akan periang dan suka bermain. Kasih sayang yang anda berikan juga akan berperan dalam membentuk sifat dasar kucing serta menentukan erat tidaknya hubungannya dengan anda.
    • Hati-hati apabila kucing anda bermain-main dengan kain atau benang. Hal ini dapat membahayakan keselamatan si kucing karena mereka suka menggigitnya atau bahkan memungkinkan termakan olehnya.
    • Jangan sekali-kali memukul kucing apabila ia melakukan kesalahan. Hal ini dapat memberikan dampak yang amat serius pada emosi serta kesehatan kucing anda.
    • Membentak ataupun memukul kucing hanya akan menakutkan si kucing tanpa menyelesaikan masalah yang sesungguhnya. Jangan pernah berpikir bahwa dengan memukul atau membentak akan menimbulkan perasaan bersalah pada si kucing. Pada saat si kucing lari saat dibentak atau dipukul, sebenarnya kucing itu tidak merasa bersalah akan tetapi hanya karena ketakutan.
    Read more

    Sunday, February 24, 2013

    Memisahkan Kucing yang sedang Berkelahi

    gambar kucing sedang berantem

    Memisahkan kucing yang sedang berantem dengan sembrono malah dapat membahayakan diri anda. Meski tubuh kucing kelihatan kecil dan tidak terlalu memebahayakan anda, tetapi pada kenyataannya gigitan dan cakaran kucing dapat memberikan infeksi yang cukup serius bagi anda. Lalu bagaimana cara menghentikan perkelahian kucing yang baik dan aman, yang tidak melukai salah satu kucing, dan juga tidak membahayakan kita? Berikut ini ada beberapa tips aman memisahkan kucing yang sedang berantem :

    Menyemprot si kucing yang agresif dengan menggunakan semprotan air agar menjauh dari kucing satunya. Kebanyakan kucing begitu tidak menyukai air, dan cenderung berusaha untuk tidak bersentuhan dengannya. So, cara ini terbilang sangat efektif untuk memisahkan kucing yang sedang berantem

    Membuat bunyi-bunyian yang cukup keras seperti menepuk-nepukkan tangan dengan cukup keras, menggoyang-goyangkan pohon yang berada di dekat si kucing juga terbilang cukup efektif.

    Jika pertarungan kucing terjadi di dalam rumah,
    anda bisa melemparkan bantal atau guling ke arah yang dekat dengan tempat kedua kucing tersebut berantem. Guling yang empuk tentu tidak akan menyakiti si kucing.

    Lain waktu anda juga bisa menutupi salah satu kucing dengan selimut agar menghilang dari pandangan kucing yang satunya. Namun jika anda mengambil opsi ini, tangan anda masih cukup rawan terkena cakaran atau gigitan saat anda hendak membuka selimut yang menutupi si kucing.

    Anda juga bisa mencoba memisahkan mereka dengan cara yang lebih cerdas yaitu, membuka kaleng makanan yang biasa dimakan oleh si kucing. Kemungkinan besar perhatian si kucing akan segera teralihkan.


    _____sincerely_____
    Read more

    Monday, January 14, 2013

    Menyapih Kucing

    sebuah langkah halus

    Setelah periode di mana anak-anak anjing hanya menyedot ASI, yang dapat berlangsung dari 30 sampai 50 hari, di mana anak kucing ini tumbuh pada tingkat yang mengesankan pemberian susu pertama (kolostrum) dan kemudian susu yang nyata, menyapih dapat dimulai, itu untuk kucing (dan juga untuk anak-anak) adalah jangka waktu sementara, di mana kekuasaan beralih dari susu `(atau susu formula) dengan kekuatan` nyata, yang kemudian akan berlangsung selama hidup. Ini perubahan untuk kesehatan mental dan fisik dasar anak kucing, jadi sangat berhati-hati dan menerapkannya dengan benar.Ini adalah kebutuhan fisiologis, baik untuk anak kucing dan ibu, anak kucing itu telah meningkat kebutuhan gizi, dan menyusui mulai turun ke kelima minggu keenam setelah lahir, kekuatan `susu menjadi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan anak anjing pada saat yang sama, anak kucing berkembang, kemampuan pencernaan dan mengembangkan tubuh Anda bersandar menuju `makanan padat.
    Memutuskan kapan harus mulai menyapih tergantung pada beberapa kriteria, beberapa di antaranya bertentangan satu sama lain: untuk kucing ibu, terutama dalam kasus anak anjing banyak, sebuah awal penyapihan menghindari melelahkan cadangan, untuk anak anjing, menyapih adalah stres utama bagi mengubah jenis kekuasaan, pemisahan dari sarang ibu, rasa baru, dll,. Ini awal penyapihan tidak perlu sampai ASI tersedia dalam jumlah yang cukup, dan anak anjing tidak selalu meows kelaparan.Tentu saja, menyapih dapat dimulai ketika tingkat pertumbuhan anak kucing menurun, maka perekrutan makanan padat tentu diperlukan, maka akan dikendalikan dan terus akan meningkat. Anda dapat membuat perlu untuk mulai sangat awal penyapihan, ketika Anda berada dalam keadaan tertentu (kucing yatim, kucing menular peritonitis, ...). Tapi jika Anda bekerja dalam cara terbaik dan anak kucing yang diberi makan hati-hati, akan berdampak kecil pada anak anjing lebih tahan, walaupun jumlahnya mungkin meningkat dalam anak-anak anjing sakit lemah, terutama dalam hal pasokan listrik cukup.

    jejak induk kucing

    Ibu kucing menyusui anak-anaknya biasanya untuk tiga puluh hari, maka Anda dapat mulai menyapih, anak kucing untuk beberapa transisi dari menghisap untuk mengunyah sangat alami, sementara yang lain mencoba untuk makan menjilat piring atau mangkuk. Mulai dari minggu 4-5 kehidupan, anak anjing mungkin mulai tertarik dalam makanan ibu, dimulai dengan menjilati makanan di dekat mulut ibu. Untuk mulai menyapih anak kucing makanan yang Anda memberikan ditumbuk halus dan melunak, secara bertahap mengurangi komponen cair dan dengan melewati setiap hari ia menawarkan makanan dengan tekstur yang semakin padat.Atau Anda mulai memberikan anak anjing anda dalam beberapa sdt susu diperkaya dengan penambahan homogenat makanan kering atau normal dengan daging atau ikan, dalam jumlah dari 2 bagian susu dan makanan kering atau susu dan dua makanan basah. Dengan mengurangi jumlah susu sehingga dalam waktu seminggu atau lebih, Anda sudah dapat memberikan anak anjing makan nyata pertama dibuat dari daging atau ikan dimasak dengan nasi sangat baik dimasak.Ada kebutuhan untuk memanaskan makanan disiapkan dan dimasukkan ke dalam mangkuk dangkal, kemudian mendorong anak anjing, mengolesi beberapa jelly pada bibirnya, mengambil peduli bahwa itu tidak masuk ke lubang hidung, atau mencelupkan jari Anda dalam mangkuk dan tongkat itu di dalam mulut sehingga anak kucing Anda menikmati apa yang Anda dapatkan di mangkuknya.

    penggunaan botol

    Semua ini kata, tentang kucing yang memiliki nasib baik untuk dapat dengan ibunya selama minimal 30 hari, tetapi jika Anda membawa pulang anak terlantar kecil harus diperkuat dengan hanya rumus untuk bulan pertama. Yang ideal adalah susu bubuk untuk anak kucing yang di apotek, mereka merek yang berbeda, dan biasanya selalu baik untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti dengan seksama petunjuk pada kotak, tapi hanya untuk makan pertama dan kedua adalah yang terbaik yang Anda tambahkan sedikit lebih banyak air dari yang disarankan, untuk memberikan anak-anak kucing waktu untuk menyesuaikan diri ini dan tidak pergi ke diare jeli.Susu bubuk harus digunakan baru disiapkan dan yang tersisa adalah tidak akan digunakan untuk feed benar-benar baru, susu harus selalu diberikan oleh botol, hangat. Alat lain, (jika Anda tidak memiliki botol di tangan) untuk mengelola susu adalah all'orfanello jarum suntik, jarum saja swasta, karena aliran susu lebih rendah dan dengan demikian juga menurunkan resiko yang terjadi balok.Ketika kucing dibesarkan dengan botol, pengganti susu, seminggu sebelum awal penyapihan baik menurunkan jumlah pemberian makanan per hari (misalnya, 4-3 botol sehari), dan setelah makan masing-masing, memberikan anak anjing semangkuk makanan padat dibasahi dengan susu pengganti untuk bayi. Selama minggu yang dipilih untuk penyapihan (sekitar minggu kelima), sebelum memberikan botol akan tersedia untuk makanan kucing padat.Tergantung pada bagaimana berperilaku, 1 atau 2 botol sehari mungkin masih diperlukan: berat anak anjing sangat penting, dan harus selalu meningkat, anak kucing akan ditimbang di pagi hari, sebelum makan pertama hari itu. Kemudian perlahan-lahan meningkatkan jumlah makanan yang tersisa di mangkuk untuk anak kucing, yang pertama dalam bentuk bubur cair, kemudian membasahi makanan `kurang solid dengan susu dan secara bertahap mengganti susu dengan air.Pada akhir pekan makanan padat `s dibasahi dengan air saja. Penyapihan harus dilakukan secara bertahap, bagaimanapun, tidak akan berlangsung terlalu lama, persiapan harus dimulai antara 4 dan minggu kelima, dan segala sesuatu harus diselesaikan dalam 7 minggu. Penyapihan tentu buruk bagi anak-anak kucing, tetapi penting untuk siklus hidup dan merupakan sebuah langkah penting menuju kemerdekaan `, bahkan jika anak anjing menderita periode stres yang luar biasa.


    _____sincerely_____
    Read more

    Trik Memberi Makan Kucing Sakit

    Kucing sakit membutuhkan energi eksta untuk membuat kesehatannya cepat pulih. Zat-zat penting dalam makanan perlu untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak serta meningkatkan daya tahan tubuhnya. Namun saat sakit, kebanyakan kucing kehilangan nafsu makan sehingga sulit makan dan memperburuk kondisi kesehatannya. Beberapa tips berikut ini bisa dicoba untuk mengatasinya:

    1.Beri makanan yang biasanya paling disukai kucing. Hal ini dapat membantu mengembalikan nafsu makannya.
    2.Coba untuk memberi makan secara bersamaan dengan beberapa kucing lain sehingga menciptakan efek kompetisi. Biasanya kucing akan terpancing untuk ikut berebut makanan dengan kucing-kucing lain.
    3.Berikan makanan dengan aroma yang disukai kucing. Aroma makanan dapat menjadi stimulator nafsu makan. Kucing kehilangan nafsu makan bila ia tidak dapat mencium aroma makanan dengan baik akibat menderita pilek.
    4.Menghangatkan makanan dapat membantu agar aroma makan lebih mudah tercium oleh kucing. Namun
    jangan sampai temperatur makanan menjadi terlalu panas karena dapat berakibat cukup fatal.
    5.Kucing lebih suka makanan basah dibanding makanan kering. Dengan menambahkan kuah kaldu pada makanan dapat merangsang nafsu makan kucing. Biasanya kucing akan suka menjilat-jilat kuah kaldunya.
    6.Jangan berikan makanan yang tersisa di tempat makanan lebih dari 10-15 menit. Berikan makanan baru dalam jumlah kecil tapi dengan frekuensi pemberian makan yang lebih sering. Dengan demikian nafsu makan kucing akan lebih sering terstimulasi oleh makanan yang baru disediakan tersebut.
    7.Untuk memperkenalkan jenis makanan baru pada kucing, campurkan sedikit makanan baru ke dalam makanan yang biasa dimakan. Secara bertahap tambahkan porsi makanan baru hingga akhirnya kucing terbiasa.

    Sumber

    ______sincerely______
    Read more

    Tips Dasar Merawat Kucing


    Memelihara kucing tidak sulit namun juga tidak mudah. Perlu ketelatenan dan perhatikan khusus. Jika Anda termasuk penyanyang kucing, berikut tips dasar merawat kucing.

    Memberi makan dan minum: 

    1.Berikanlah pakan khusus kucing yang sudah direkomendasikan dan memiliki gizi lengkap sehingga kondisi kesehatannya terjamin.
    2.Jangan berlebihan dalam memberikan makanan kepada kucing Anda. Takaran pemberian makanan kucing diusahakan sekali makan akan habis sehingga pakan yang diberikan selalu berganti baru. Hal ini juga akan menghindari obesitas karena takaran makan pas dengan kebutuhannya.
    3.Pilih makanan kering karena praktis dan butiran-butiran keringnya membantu membersihkan gigi kucing
    4.Jika kucing sudah terbiasa mengonsumsi makanan basah, usahakan 1x pemberian pakan pas takaran dan sisa yang masih ada di kaleng disimpan di kulkas.
    5.Saat memberikan makanan yang disimpan di kulkas, maka harus dihangatkan atau dikeluarkan sebentar dari kulkas sehingga suhu makanan tidak dingin.
    6.Tempat pakan kucing harus selalu bersih, sisa makanan terutama yang basah langsung dibuang.
    7.Berikan makanan pada jam-jam tertentu untuk membiasakan kucing mengetahui jadwal makannya.
    8.Bila kucing tidak ditempatkan di dalam kandang,
    berikan makan di sudut/tempat tertentu jangan dipindah-pindah untuk membiasakan kucing mengetahui secara otomatis tempat makanannya diletakkan.
    9.Sediakan cukup air minum matang di kandang atau di tempat makannya. Meskipun kucing sedikit minum akan tetapi tetap memerlukan persediaan minum.

    Perawatan lain:

    1.Berikan tempat tidur yang nyama. Apabila memungkinkan yang terbuat dari rotan sehingga dapat digunakan untuk mengasah kuku dan untuk menghindari menggaruk perabotan rumah tangga lainnya.
    2.Kotak kotoran harus diisi pasir kucing yang mempunyai daya serap tinggi sehingga dapat menyerap kencing dengan cepat. Segera buang kotoran kucing  segera mungkin dan ganti pasir kucing yang sudah berisi kencing 2 x sehari pagi, dan sore.
    3.Mandikan kucing minimal 3 x dalam 1 bulan atau 1 minggu sekali dengan menggunakan shampoo kucing yang ber PH rendah
    4.Lakukan penyisiran bulu setiap hari agar bulu yang rontok tidak akan terjilat yang menyebabkan kucing muntah karena bulu tertelan dan akan mengganggu sistem pencernaannya.
    5.Lakukan vaksinasi sesuai umur dan kebutuhan juga periksakan kesehatan kucing secara rutin ke dokter hewan terdekat.
    6.Segera periksakan ke dokter hewan apabila kucing memperlihatkan gejala awal terserang sakit.

    Sumber

    _____sincerely_____
    Read more

    Merawat Kucing Tua


    Jika kucing kesayangan Anda sudah berusia tua, tetaplah memberi perhatian khusus padanya. Seperti halnya manusia, kucing yang sudah tua perlu perawatan khusus. Selain kondisi tubuhnya yang tidak lagi fit, kucing tua juga mudas stres. Berilah dia keistimewaan sebelum mati, sebagai balasan atas kebahagian yang diberikan seumur hidupnya untuk Anda:

    1.Letakkan selimut tebal dan lembut di kandang atau tempat tidur kucing. Agar dia selalu nyaman dan merasa hangat di sana.
    2.Nafsu makan kucing yang sudah tua biasanya menurun. Salah satu penyebabnya adalah karena pembengkakan pada gusi dan gigi yang membusuk. Hangatkan makanan sebelum diberikan pada kucing. Makanan hangat akan sangat membantunya.
    3.Kucing sering menyisir bulunya dengan menggunakan gigi. Karena gigi kucing tua sudah rapuh, bantu kucing menyisir bulunya agar tidak kusut dan menyingkirkan bulu-bulu yang rontok agar tidak tertelan saat kucing menjilati tubuhnya. Bulu yang tertelan dapat menganggu pencernaan kucing.
    4.Kucing tua tidak lagi seaktif saat muda. Dia akan lebih suka
    sering tidur. Jadi jangan memberinya banyak makanan karena akan membuatnya kegemukan, sehingga akan lebih memparah kondisi tubuhnya yang sudah tua, sementara kucing sudah tidak lagi aktif bergerak.
    5.Karena kucing tua tak selincah dan seakaif dulu, dia jarang menggunakan cakarnya. Potong cakarnya agar tidak menyebabkan luka.
    6.Jangan terlalu sering memandikan kucing tua, cukup 1-2 bulan sekali. Ganti dengan membasuh mukanya dengan handuk dan air hangat.
    7.Bawa kucing periksa kesehatan secara teratur. Seperti pemeriksaan gigi, gusi serta darah. Lakukan  vaksinisasi lebih lanjut.
    8.Jangan tinggalkan kucing sendirian. Jika harus meninggalkan sewa atau suruh orang untuk menjaganya.

    Sumber

    _____sincerely_____
    Read more

    Menjaga Kesehatan Kucing Tua


    Agar kucing yang sudah berusia tua tetap sehat, perhatikan perawatannya. Perlu Anda ketahui, Ketika kucing mendekati antara usia 8-12 tahun, ini berarti setara dengan manusia yang mendekati usia paruh baya. Sehingga sama halnya dengan manusia, kucing tua butuh perhatian extra.

    1.Saat kucing bertambah usia, fungsi sistem pencernaan mereka pun ikut menurun. Beri makanan kecil dan mudah dicerna dalam sehari bukan hanya dua kali makan utama. Ada makanan kucing yang diformulasikan khusus untuk kucing tua.
    2.Ketika kucing berada di usia tua, mereka juga mulai menjalani gaya hidup kurang aktif. Ini akan membuat tubuhnya semakin tua karena kurang bergerak. Buat kucing tua tetap aktif agar tetap sehat. Misalnya dengan mengajaknya jalan-jalan atau bermain.
    3.Kucing tua juga perlu vaksinasi untuk
    melindunginya dari penyakit, karena sistem kekebalan tubuh menurun. Konsultasikan dengan dokter untuk vaksin yang tepat.
    4.Masalah gigi juga perlu menjadi perhatian khusus pada kucing tua, karena mereka rentan mengalami gigi longgar, penumpukan karang gigi, dan gusi sakit. Hal ini dapat memiliki efek besar pada kesehatan kucing. Masalah gigi bisa membuat kucing tidak makan dengan baik.

    Sumber

    _____sincerely_____
    Read more

    Friday, January 11, 2013

    8 Ciri Kucing Sehat

    Memiliki kucing yang sehat merupakan sesuatu kebanggaan, ketenangan, dan kenyamanan tersendiri bagi para pemelihara kucing. Namun tak banyak pemelihara kucing yang mengetahui tanda-tanda kucing sehat. So, mari kita bahas beberapa ciri kucing sehat yang bisa ditangkap dengan mudah.
    • Nafsu makan : kucing yang sehat memiliki nafsu makan yang normal. Kata normal di sini merujuk pada pola makan harian si kucing. Misal pada hari-hari biasa kucing makan dengan lahap setiap jam-jam tertentu, tetapi tiba-tiba kucing tersebut jadi malas makan.
    • Suhu tubuh : kucing yang sehat memiliki suhu tubuh antara 37,6 hingga 39,4 derajat celcius. Jika suhu tubuh kucing tersebut diatas atau dibawah ambang tersebut, dimungkinkan kucing terserang virus. 
    • Denyut nadi kucing yang normal yaitu 76/menit hingga 148/menit. Jika denyut nadinya tidak normal, mungkin kucing anda rentan terkena kelainan pada ginjal dan jantung.
    • Frekuensi nafas kucing yang sehat berkisar antara 26 - 48 per menit. Kucing yang menderita pneumonia (radang paru-paru) biasanya nafasnya lebih cepat tetapi dangkal.
    • Kotoran kucing yang sehat biasanya padat dan tidak terlalu menyengat baunya. Jika kotoran kucing mencret, baunya sangat menyengat, atau berdarah, berarti kucing anda sedang sakit. namun untuk kotoran yang mencret, terkadang tidak berarti sakit. Bisa saja terjadi karena belum cocok dengan makanan yang baru anda berikan.
    • Kondisi kulit dan bulu kucing yang sehat cenderung tidak korengan dan tidak rontok. Untuk urusan rontok, mungkin ada masa-masa dimana bulu kucing mengalami siklus rontok tahunan. So, kenali kerontokan kucing anda lebih jeli.
    • Temperamennya tidak berubah secara tiba-tiba.  Kucing yang tiba-tiba menjadi ganas, takut cahaya, tidak tahu tuannya, kemungkinan besar terkena rabies. Perlu anda ketahui bahwa rabies juga bisa menular dari kucing ke manusia melalui gigitan. Sebaiknya anda mengikuti anjuran dokter untuk melakukan vaksin 3 kali setelah kucing berumur 3 bulan.
    • Mata tidak belekan, hidung tidak keluar cairan, telinga bersih, dan mulut tidak ngeces.

    _____sincerely_____
    Read more

    Poin Penting Sebelum Mengikuti Kontes Kucing


    Terus terang saya sendiri memelihara kucing bukan untuk saya ikutkan dalam sebuah kontes. Namun saya rasa memelihara kucing untuk diikutkan dalam sebuah kontes tidak buruk juga, karena si kucing akan dirawat dengan sebaik-baiknya. 
    Harapan ketika mengikutkan kucing kita dalam sebuah kontes tentunya adalah untuk menjadi juara. Namun bukan perkara mudah untuk menjuarai sebuah kontes kucing. Banyak hal yang perlu dipersiapkan jauh hari sebelumnya untuk membuat si kucing layak diperhitungkan sebagai kandidat kuat sang juara. Dan berikut ada beberapa tips agar si kucing dapat menjuarai sebuah kontes kucing :
    • Kucing kontes adalah kucing yang sehat jasmaninya. So, berikan vaksinasi lengkap pada si kucing. Biasanya panitia lomba akan meminta bukti vaksinasi dari dokter hewan.
    • Kucing kontes adalah kucing yang bersih dan cantik. Memandikannya dan merapikan bulunya menjadi satu keharusan sebelum si kucing diikutkan lomba. Kebersihan pada sekitar anus, telinga, mata, dan kuku akan diperiksa secara detail. Sebaiknya bulu kucing tidak dicat, dikeriting, ataupun menggunakan bedak berlebihan.
    • Kucing kontes adalah yang bermental sehat. Maksudnya kucing tidak stress, dan memiliki temperamen yang stabil. Tidak menggigit, mencakar, keluar arena lomba, atau mati mendadak. Satu tips dari Sekretaris Jendral Indonesian Cat Association (ICA), Rusmiati S.Kom, MM, adalah sebaiknya anda meletakkan si kucing di tempat yang agak tersembunyi terlebih dahulu sebelum kucing muncul di area lomba. Kemudian perlahan-lahan buat si kucing beradaptasi dengan suasana lomba dengan mengelus-elusnya atau memangkunya.
    • Persiapan yang matang itu penting. Biasanya lomba tingkat regional biasanya berlangsung 2 kali setahun, sedangkan tingkat nasional berlangsung setahun sekali. Ketahuilah jadwal acara lomba tersebut sehingga anda bisa mempersiapkan kucing anda secara lebih efektif dan efisien waktu sebelum diikutkan lomba.
    • Memahami kriteria lomba. Untuk house cat (non-pedigree) kriteria penilaiannya adalah kebersihan, kesehatan, temperamen, dan penampilan si kucing. Untuk  kucing pedigree biasanya kriterianya disesuaikan dengan standarisasi masing-masing ras, seperti kucing Persia yang harus pesek, panjang bulu berapa cm, bentuk kepalanya harus seperti apa dan lain-lain. Kucing yang boleh ikut lomba biasanya berumur minimal 4 bulan. Namun khusus untuk kucing jantan biasanya harus berumur minimal 10 bulan. Anda bisa mengetahui standarisasi kucing show setiap ras kucing dan juga informasi lomba dari organisasi-organisasi kucing seperti ICA.
    Sumber

    _____sincerely_____
    Read more

    Thursday, January 10, 2013

    Trik Merawat Kucing Persia



    Merawat kucing Persia itu gampang-gampang susah. Terutama untuk masalah bulunya. Karena bulunya panjang dan lebat, kita jadi harus sering-sering memandikannya. Mungkin kita bisa melarang si kucing jalan-jalan di luar rumah agar bulu kucing tidak kotor. Namun saya rasa itu sudah cukup untuk disebut sebagai "merampas hak kebebasan seekor hewan".
    Nah, oleh karena itu kami berusaha untuk meramu tips merawat kucing persia yang berdasar dari info-info yang didapat dari internet dan juga pengalaman saya sendiri yang dulu juga pernah memelihara kucing persia. Berikut ini adalah cara merawat kucing Persia yang berhasil kami susun :
    • Yang paling dasar adalah, rajin-rajin menyisir bulu si kucing. Bulu kucing persia sangat lebat dan panjang, serta kemampuan membersihkan bulunya sendiri juga pasti ada batasnya. So, setidaknya sekali sehari anda harus menyikat bulu kucing cantik ini.
    • Meski tiap hari disisir, setidaknya 2 minggu sekali kucing persia anda harus dimandikan, jika kucing anda selalu berada di dalam rumah. Namun jika kucing anda suka beraktifitas di luar rumah, mungkin anda perlu lebih sering memandikannya, Sekali seminggu lah paling tidak.
    • Dulu saya pikir hanya kucing persia saya saja yang "belekan", ternyata kebanyakan kucing persia memang punya masalah dengan matanya. So, jika melihat mata kucing sering mengeluarkan kotoran (terutama pada pagi hari) sebaiknya anda segera membersihkannya dengan tisu mata yang sesuai, karena jika tidak segera dibersihkan, kotoran mata yang jatuh ke area hidung dan mengering akan mengganggu sistem pernafasan si kucing pesek ini.
    • Meskipun kebanyakan kucing memang menyukai kebersihan, tetapi sepertinya kucing persia lah yang paling mengharapkan kebersihan. Anda harus rajin-rajin membersihkan kandangnya. Setidaknya setiap hari anda harus membersihkan kotak pasirnya dan mencuci kandangnya seminggu sekali. Sebaiknya anda meletakkan kandang si kucing di kamar tersendiri yang sinar matahari pagi atau sore dapat masuk, sehingga si kucing dapat sesekali berjemur.
    • Untuk makanannya, cukup beri kucing ini cat food saja. Konon kalau memberinya daging atau ikan justru akan mengganggu pertumbuhan bulunya. Selain itu, jangan sampai kucing kesayangan anda tersebut makan kecoa. 
    • Dan yang paling penting adalah jangan lupa melakukan vaksinasi kepada si kucing setelah si kucing berumur 3 bulan. Ikuti saja saran dokter tentang vaksinasi apa saja yang perlu dilakukan. Kalau dulu saya disarankan untuk melakukan vaksinasi sebanyak 3 kali dalam tahun pertama.
    Memang terdengar sangat merepotkan memelihara kucing persia itu. Namun dengan perawatan yang tepat si kucing akan dapat hidup dengan lebih sehat dan panjang umur serta penampilannya akan selalu terlihat menawan.


    _____sincerely_____
    Read more

    Tips Merawat Kucing Anggora



    Merawat kucing Anggora bisa dibilang hampir sama dengan merawat kucing-kucing ras lain yang berbulu semi-longhair dan longhair. Namun tentu saja akan sedikit berbeda dengan merawat kucing berbulu pendek ataupun kucing kampung.
    Cara merawat kucing anggora yang baik memang berbeda-beda menurut tiap individu yang memelihara kucing cantik ini. Namun secara garis besar bisa dibilang relatif sama, yaitu tentang kebersihan si kucing dan kandang, menu makanan, dan terakhir vaksinasi.
    Berikut ini ada beberapa Tips merawat kucing Anggora yang semoga akan berguna bagi anda yang baru, akan atau sudah memelihara kucing anggora. 

    Untuk makanan kucing anggora, akan lebih baik kalau dibiasakan sejak kecil untuk makan makanan kucing yang kering (dry food). Karena menurut beberapa pakar, makanan kaleng untuk kucing (wet food) tidaklah bagus untuk kesehatan jangka panjang si kucing. Selain itu, lebih baik untuk tidak mencoba memberikan makanan lain selain catfood seperti ikan, ayam, atau makanan hewani lainnya. Makanan tersebut cenderung akan mengganggu pertumbuhan bulu si kucing anggora.
    Untuk porsinya,
    anda bisa memberinya makan 3x sehari dengan porsi 1 takaran full unutk porsi kucing dewasa. Atau anda bisa melihat sendiri takaran yang dianjurkan pada bungkus makanan kucing yang anda beli tersebut. 
    Untuk minumnya, saya rasa kalau sudah dewasa beri saja air putih yang mateng sudah cukup. Kucing Anggora berumur 6 bulan sudah bisa dikategorikan kucing dewasa. Memberinya susu boleh, tetapi jangan sering-sering dan jangan susu untuk manusia. 

    Pastikan ukuran kandang kucing anggora sesuai dengan ukuran tubuhnya. Misal kucing anggora anda sudah seberat 4 kg, maka anda bisa menggunakan kandang berukuran 90 x 63 x 65 cm. Kandang yang baik adalah yang terbuat dari aluminium, sehingga tidak berkarat, dan jerujinya lebar agar sirkulasi udaranya bagus.
    Bersihkan kotak pasir setiap hari dan cuci kandang seminggu sekali, lalu semprot dengan desinfektan.

    Untuk kesehatan kucing anggora, yang paling penting adalah setelah kucing berumur 3 bulan segera lakukan vaksinasi. Ikuti saja saran dokter untuk melakukan vaksinasi apa saja. Biasanya dokter akan mewajibkan 3 kali vaksinasi, sementara yang tahunan mereka sebut "tidak wajib".
    Untuk menjaga kebersihannya, anda perlu memandikannya setidaknya 2 minggu sekali. Seminggu sekali juga lebih bagus. Dan agar bulunya tidak kusut, sisirlah sehari sekali.


    _____sincerely_____
    Read more

    Tuesday, November 20, 2012

    Tips Menjaga Kucing Saat Berpergian


    Kadang-kadang diperlukan untuk bepergian dengan kucing Anda karena langkah panjang, perjalanan panjang atau hanya karena sudah waktunya untuk mengunjungi ke kantor dokter hewan. Berikut adalah beberapa tips tentang menjaga kucing Anda aman dan bahagia saat bepergian.

    1. Ada dua jenis perjalanan kucing: yang mudah mabuk dan yang hiperaktif. Tidak semua kucing bisa bertahan di perjalanan, walaupun beberapa diantaranya malah merasa aman dalam perjalanan. Untuk menentukan jenis kucing musafir yang Anda miliki, inilah beberapa tes untuk membiasakan mereka dengan perjalanan sebelum liburan atau kunjungan dokter hewan yang ditakuti.

    2. Setelah Anda menentukan bagaimana Kucing Anda bereaksi di mobil, penting untuk
    membantu kucing terbiasa di dalam mobil. Pertama, mulailah dengan hanya duduk di dalam mobil tanpa mesin menyala. Selanjutnya, menghidupkan motor. Terakhir, melakukan perjalanan pendek. Lanjutkan untuk mengambil perjalanan pendek untuk membantu mereka rileks.

    3. Beberapa kucing biasanya mabuk perjalanan. Jika Kucing anda termasuk yang mudah mabuk, Anda mungkin harus memberikan obat mual itu sebelum melakukan perjalanan ke dokter hewan atau perjalanan luar kota. Sebaiknya berikan sebelum perjalanan dan tunggu sampai reaksi obat berjalan. Jangan biarkan kucing Anda makanan atau minum air tiga jam sebelum bepergian.

    4. Untuk kucing hiperaktif cukup dengan obat penenang ringan. Sekali lagi, berikanlah obat sebelum perjalanan hingga reaksi obat berjalan.


    _____sincerely______
    Read more

    Persiapan Sebelum Memelihara Kucing

    Merawat kucing adalah sebuah HOBI yang populer dan menyenangkan bahkan sudah menjadi Gaya Hidup.Kucing merupakan teman bagi kita untuk bermain, berkeluh kesah dan penghilang stess karena tingkahnya yang lucu dan menggemaskan.Ada berbagai macam jenis kucing baik kucing ras maupun kucing domestik yang semuanya memiliki karakteristik dan ciri khas sendiri- sendiri dalam perilakunya. Malas dan manja adalah perilaku yang khas bagi kucing.Lain halnya denggan kitten yang biasanya memiliki perilaku yang aktif dan suka bermain,dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Karakteristik kucing domestik yaitu kuat,kebal, dan mandiri. Berbeda dengan kucing ras yang manja dan membutuhkan perawatan yang intensif.   Bagi kita yang menyayangi kucing tentunya ingin memiliki/memelihara salah satu atau lebih dari berbagai macam jenis kucing.Jika ingin merawat /memelihara hewan peliharaan sebaiknya seseorang harus memiliki komitmen, rasa tanggung jawab dan rasa kasih sayang yang tinggi terhadap hewan peliharaannya tersebut (Berlaku baik kucing ras maupun domestik). Karena mereka pasti selayaknya sudah kita anggap sebagai anggota keluarga ataupun teman bagi kita. Apakah anda siap berkomitmen, bertanggung jawab memberikan kasih sayang, perawatan,dan perhatian anda untuk “Puss Meong”? Tentukan juga apakah anda akan mengadopsi kitten atau kucing dewasa, karena juga mempengaruhi faktor komitmen. Kenapa begitu? Karena kucing merupakan hewan yang cinta kebersihan, tidak hanya membutuhkan makan dan tidur saja, kucing membutuhkan kasih sayang dari sang pemilik, perhatian ,perawatan,  bahkan waktu bermain yang cukup. Komitmen apa saja sih yang kita butuhkan?

    Komitmen Waktu

    Dari masa kehidupan anda, Kucing membutuhkan 15 sampai 20 tahun komitmen waktu anda (perkiraan umur kucing). Waktu ini harus anda sediakan setiap hari . Anda tidak dapat pergi weekend tanpa memikirkan kucing anda selagi anda pergi. Anda harus siap menyisihkan waktu untuk kucing anda setelah aktivitas harian yang melelahkan. Kucing membutuhkan makan, minum, dan waktu bermain setiap hari. Dan anda harus membersihkan kotoran kucing di litterbox paling tidak setiap hari (lebih cepat dibuang lebih baik).

    “Kalau kita suka bermain dengan kucing maka kita juga harus suka bermain dengan kotorannya”

    Seperti manusia Kucing membutuhkan 3 x waktu makan dalam sehari. Makan pagi, siang dan malam. Makanan harus tersedia pada malam hari karena kucing binatang malam. Kucing akan terbangun pada malam hari dan lebih banyak tidur di siang hari.Anda membutuhkan sedikitnya 30 menit dalam sehari atau lebih untuk bermain dengan kucing, karena hal ini diperlukan untuk melatih mental dan ketahanan fisik kucing. Grooming juga membutuhkan waktu, tergantung dari panjang bulunya, menyisir dan menyikat membutuhkan 15-30 menit setiap harinya. Bulu kucing akan rontok pada waktu-waktu  tertentu, menempel di karpet, sofa, baju, AC, dan beterbangan di udara. Anda perlu membersihkannya dengan vacuum cleaner dan tentunya hal ini akan menyita waktu anda juga.

    Kitten mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi dan membutuhkan perhatian lebih intens. Anda juga perlu mengawasi anak kucing dari dekat. Apabila anda meninggalkannya tanpa pengawasan, masukkan ke dalam kamar/kandang  atau tempat yang aman sebelum meninggalkan kucing anda. Selain itu, mereka membutuhkan latihan untuk BAB di litterbox dan menggaruk di scratching post agar si kucing tidak merudak prabotan anda. Anak kucing akan menyita lebih banyak waktu anda dibanding kucing dewasa.

    Komitmen Finansial
    Semua kucing membutuhkan makanan yang bermutu baik, supplemen, peralatan-peralatan (bowl, pet carrier, litterbox, mainan, scratching post, sisir), pasir kucing, shampo dan lain-lain. Produk-produk makanan, peralatan dan kebutuhan kucing untuk sehari-hari kebanyakan adalah barang impor, jadi jangan pernah berpikir “paket murah” kalau anda memutuskan memelihara kucing, kalau anda berpikir biaya untuk memelihara kucing bisa dihemat, dan anda orang yg sangat njelimet berhitung dan selalu berpikir untung rugi, kucing bukan binatang peliharaan yang tepat untuk anda, karena akan membuat anda kecewa di kemudian hari.

    Biaya untuk kucing akan mahal pada tahun pertama karena mereka perlu vaksin, spay/neuter (untuk kucing yg tidak dibreeding) check up dokter, dan pembelian peralatan-peralatan. Biaya akan cenderung tetap pada usia dewasa dengan asumsi kucing tidak pernah sakit / mendapat kecelakaan serius selama 10 tahun (walaupun kecil kemungkinan kucing akan sehat terus sepanjang tahun, kita asumsikan saja begitu ya..). Biaya akan meningkat lagi setelah umur 10 tahun, penyakit-penyakit seperti kanker, arthritis, dan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan usia mungkin akan mulai nampak pada usia ini.

    Kebutuhan awal memelihara kucing:
    Kebutuhan (Standar)

    Kandang ( 78 x 54 x 63 cm), Rp 190.000,-kandang kucing


    Obat Cacing (Deontal, Pet Derm), Rp 15.000,-obat cacing kucing
    Bantal kucing, Rp 50.000,-
    tempat tidur kucing

    Scratching post, Rp 100.000,-tempat mencakar kucing
    LitterBox, Rp 35.000,-litterbox
    Sisir Biasa, Rp 25.000,-sisir kucing

    Sisir kutu, Rp 25.000,-sisir kutu kucing

    Brush karet utk shampo, Rp 25.000,-cat brush
    Sikat Gigi Khusus kucing, Rp 40.000,-
    sikat gigi kucing

    Makanan Kucing(per bulan), Rp 150.000,-makanan kucing

    Pasir Zeloit (25 kg), Rp 45.000,-
    Shampo Khusus kucing, Rp 45.000,-shampoo kucing

    Plas Chamois (kanebo), Rp 20.000,-kanebo

    Pemotong kuku, Rp 35.000,-
    pemotong kuku kucing

    Sisir brush, Rp 35.000,-
    cat brush

    Scoop LitterBox, Rp 20.000,-
    scoop litterbox

    Mainan Kucing (3 macam),
     Rp 80.000,-
    mainan kucing


    Food & water bowl, Rp 35.000,-
    cat foodbowl

    Travel carrier, Rp 200.000,-
    travel carrier cat

    Vaksin Tricat dan Rabies, 
    Rp 200.000,-
    vaksin kucing



    Untuk yang bertanda merah bisa diganti dorongan alternatif lain/bisa tidak dibeli terlebih dahulu.
    Nah, kira-kira total dari kebutuhan siKucing sekitar Rp 1.370.000.Tentunya anda juga harus rela menyisihkan sebagian uang saku maupun salary anda untuk hobi anda merawat kucing dengan mempersiapkan budget sedemikian agar si kucing bisa terawat dengan baik.
    _____sincerely_____
    Read more